Oleh: dienim | Kamis, April 3, 2008

Obituari Pejuang Lingkungan Otto Sumarwoto

Metro Bandung
Selasa , 01 April 2008 , 11:50:35 wib

Obituari Pejuang Lingkungan Otto Sumarwoto
Konsisten Hingga Akhir Hayatnya
Kisdiantoro

BANDUNG, TRIBUN – Pakar dan pejuang lingkungan Otto Sumarwoto tutup usia di RS Internasional Santosa Bandung, Selasa (1/4) sekitar pukul 00.05. Hingga akhir hayatnya, pria kelahiran 19 Februari 1926 itu adalah tokoh yang konsisten memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup.

Ny Ijah Sumarwoto, istri Otto, saat ditemui di rumah duka di Jalan Cimandiri No 16 Bandung mengatakan, suaminya itu dirawat di ruang IC RS Santosa karena penyakit lever sejak sepuluh hari lalu. Selain itu, kata Ny Ijah, Otto juga menderita kolesterol tinggi.

Sebelum meninggal, kata Ny Ijah, Otto berpesan agar keluarga terus menjaga lingkungan hidup dengan cara hidup sederhana dan mengurangi pemakaian produk-produk yang merusak lingkungan.

Sebelum meninggal, Otto yang meninggalkan ayah tiga anak itu tetap konsisten menjaga lingkungan, salah satunya dengan berjalan kaki jika menuju tempat yang jaraknya tidak terlalu jauh.

Pakar lingkungan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) ini termasuk salah satu tokoh ligkungan yang menolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Bandung.

Sebelum dimakamkan di TPU Sirnaraga sekitar pukul 10.00, sejumlah tokoh dan aktivis lingkungan hadir di rumah duka di antaranya mantan Gubernur Jabar Solihin GP, juga aktivis Walhi Jabar, serta Lembaga Ekologi Upad. (nip)

Tribunjabar


Beri tanggapan

Your response:

Kategori