<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pejuang Perempuan: Tidak Hanya Kartini</title>
	<atom:link href="http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/</link>
	<description>Samudera Pengembangan Kreativitas dan Pemikiran</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 Jan 2010 11:56:51 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Oleh: coconats</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-289</link>
		<dc:creator>coconats</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 11:56:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-289</guid>
		<description>menurut loe ................................</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>menurut loe &#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: coconats</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-288</link>
		<dc:creator>coconats</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 11:55:16 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-288</guid>
		<description>baaaaaaaaaaaaguuuuuus</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>baaaaaaaaaaaaguuuuuus</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dienim</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-278</link>
		<dc:creator>dienim</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 Nov 2009 15:31:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-278</guid>
		<description>Merdeka!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Merdeka!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: issabella mary swan</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-276</link>
		<dc:creator>issabella mary swan</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 13:34:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-276</guid>
		<description>saya hnya mengcapkan satu kata saja....

MERDEKA.....:)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya hnya mengcapkan satu kata saja&#8230;.</p>
<p>MERDEKA&#8230;..:)</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dera</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-262</link>
		<dc:creator>dera</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 01:02:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-262</guid>
		<description>sungguh mulia apa yang telah dilakukan oleh para pejuang wanita kita. . . .namun memang disayangkan seiring dengan kemajuan zaman,sedikit orang yang tahu siapa2 saja pahlawan wanita di Indonesia ini,,,,saya setuju terhadap penentangan poligami yang banyak merugikan kaum perempuan...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sungguh mulia apa yang telah dilakukan oleh para pejuang wanita kita. . . .namun memang disayangkan seiring dengan kemajuan zaman,sedikit orang yang tahu siapa2 saja pahlawan wanita di Indonesia ini,,,,saya setuju terhadap penentangan poligami yang banyak merugikan kaum perempuan&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: agis</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-261</link>
		<dc:creator>agis</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 07:26:47 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-261</guid>
		<description>dewi sartika adl sosok yg bjaksna yg tlh mndrikn istri</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>dewi sartika adl sosok yg bjaksna yg tlh mndrikn istri</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dienim</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-216</link>
		<dc:creator>dienim</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Jan 2009 08:21:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-216</guid>
		<description>Sebelumnya saya minta maaf baru bisa membalas pesannya ya.. :D maklumlah, sekarang sedang diuber kegiatan di tempat kerja. Terkait dgn pers perempuan memang literatur ttg majalah keoetamaan isteri sepertinya masih jarang ditemukan. Dan maaf juga saat ini saya belum memiliki literatur tttg hal itu. :(
Oh, saya buka peneliti pergerakan perempuan, namun saya memiliki ketertarikan semata dgn isu itu. kalo ada hal yg bisa didiskusikan, silakan hubungi email saya: dienim@gmail.com.

Semoga sukses dgn penulisan skripsinya. Mohon maaf belum bisa memberikan pencerahan.

salam,

-deni-</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya saya minta maaf baru bisa membalas pesannya ya.. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  maklumlah, sekarang sedang diuber kegiatan di tempat kerja. Terkait dgn pers perempuan memang literatur ttg majalah keoetamaan isteri sepertinya masih jarang ditemukan. Dan maaf juga saat ini saya belum memiliki literatur tttg hal itu. <img src='http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /><br />
Oh, saya buka peneliti pergerakan perempuan, namun saya memiliki ketertarikan semata dgn isu itu. kalo ada hal yg bisa didiskusikan, silakan hubungi email saya: <a href="mailto:dienim@gmail.com">dienim@gmail.com</a>.</p>
<p>Semoga sukses dgn penulisan skripsinya. Mohon maaf belum bisa memberikan pencerahan.</p>
<p>salam,</p>
<p>-deni-</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: raisye soleh haghia</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-214</link>
		<dc:creator>raisye soleh haghia</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 27 Dec 2008 09:42:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-214</guid>
		<description>terimakasih atas respon dari bapak. mohon maaf dulu saya lupa mencantumkan tempat saya kulia. saya kuliah di Universitas Indonesia program studi ilmu sejarah.  terimakasih atas masukannya pak, akan tetapi Roehana Koeddoes sudah ada yang nulis pak dan majalahnya pun, sunting melayu, sudah ada skripsinya di UI. saya tertarik dengan  pers perempuan khususnya jaman pergerakan sehingga saya memilih malajah keoetamaan isteri yang pernah terbit di medan tahun 1937-1941. majalah ini diterbitkan oleh sebuah perhimpunan keoetamaan isteri yang didirikan tahun 1927. memang sangat jarang buku yang menyinggung masalah perhimpunan keoetamaan isteri di Medan. adapun beberapa buku yang saya temukan hanya membahas sekolah kautamaan istri yang didirikan Dewi Sartika. saya juga tertarik untuk menapaktilasi perjalanan Dewi Sartika tapi mungkin bukan sekarang karena saya ingin fokus kedalam penulisan sejarah pers khususnya pers perempuan. bapak peneliti pergerakan perempuan? wah senang sekali saya bisa berdiskusi dengan bapak. barang kali bapak mempunyai referensi buku yang bisa saya gunakan untuk mendukung penulisan sripsi saya? terimakasih atas bantuannya pak. kalo tidak keberatan bolehkah saya meminta alamat email bapak? terimakasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>terimakasih atas respon dari bapak. mohon maaf dulu saya lupa mencantumkan tempat saya kulia. saya kuliah di Universitas Indonesia program studi ilmu sejarah.  terimakasih atas masukannya pak, akan tetapi Roehana Koeddoes sudah ada yang nulis pak dan majalahnya pun, sunting melayu, sudah ada skripsinya di UI. saya tertarik dengan  pers perempuan khususnya jaman pergerakan sehingga saya memilih malajah keoetamaan isteri yang pernah terbit di medan tahun 1937-1941. majalah ini diterbitkan oleh sebuah perhimpunan keoetamaan isteri yang didirikan tahun 1927. memang sangat jarang buku yang menyinggung masalah perhimpunan keoetamaan isteri di Medan. adapun beberapa buku yang saya temukan hanya membahas sekolah kautamaan istri yang didirikan Dewi Sartika. saya juga tertarik untuk menapaktilasi perjalanan Dewi Sartika tapi mungkin bukan sekarang karena saya ingin fokus kedalam penulisan sejarah pers khususnya pers perempuan. bapak peneliti pergerakan perempuan? wah senang sekali saya bisa berdiskusi dengan bapak. barang kali bapak mempunyai referensi buku yang bisa saya gunakan untuk mendukung penulisan sripsi saya? terimakasih atas bantuannya pak. kalo tidak keberatan bolehkah saya meminta alamat email bapak? terimakasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: dienim</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-212</link>
		<dc:creator>dienim</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 03:02:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-212</guid>
		<description>Sebelumnya, saya ucapkan makasih buat komentarnya ya...

Kalo boleh tau, anda kuliah dimana &amp; jurusan apa?
Terkait skripsi, saya pikir tergantung dari sisi mana anda mencari fokus penelitiannya? Apakah dari sisi perjuangan/gerakan perempuan secara umum? Atau dari sisi jurnalistik perempuan? Untuk 2 tema itu saya pikir ada beda yg cukup mencolok. Kalo dari sisi gerakan perempuan, terutama pendidikan perempuan, selain R.A. Kartini, mungkin Dewi Sartika dengan “Sekolah Keutamaan istri”-nya menjadi tema yang cukup relevan. Apalagi literatur2 yg mengkajinya sudah cukup banyak. Anda pun sepertinya bisa mencoba napak tilas ke “petilasan” sekolah tersebut di sekitar Alun-Alun, Bandung, sekalian jalan-jalan .

Namun, jika anda ingin mengkaji mengenai kiprah perempuan dalam dunia jurnalistik, sepertinya Majalah Keoetamaan Isteri menjadi studi kasus yang tepat. Namun memang, sepertinya literatur mengenai majalah tsb masih cukup sulit. Saya tidak tahu, mungkin universitas2 di Medan sudah ada yang mengkajinya.

Usul kongkret, kalo misalnya anda masih tertarik dgn kiprah perempuan di dunia jurnalistik, kenapa anda tidak coba melirik kiprah seorang Roehana Koeddoes, seorang tokoh jurnalistik perempuan di Sumatera Barat. Majalah yang diterbitkannya bernama “Sunting Melayu”. Biografinya sudah pernah diterbitkan (Fitriyanti. 2001. Roehana Koeddoes Perempuan Sumatera Barat. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan) atau bisa juga mencari buku lain (Tamar Djaya. 1975. Rohana Kudus: Riwayat Hidup dan Perjuangannya. Jakarta: Penerbit Mutiara). Kalo searching di google.com pun sudah banyak, karena belum begitu lama Roehana kudus mendapat gelar pahlawan.

Mungkin segitu aja dulu sedikit info dari saya. Kalo perlu bantuan lagi, dgn senang hati saya upayakan meluangkan waktu.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelumnya, saya ucapkan makasih buat komentarnya ya&#8230;</p>
<p>Kalo boleh tau, anda kuliah dimana &amp; jurusan apa?<br />
Terkait skripsi, saya pikir tergantung dari sisi mana anda mencari fokus penelitiannya? Apakah dari sisi perjuangan/gerakan perempuan secara umum? Atau dari sisi jurnalistik perempuan? Untuk 2 tema itu saya pikir ada beda yg cukup mencolok. Kalo dari sisi gerakan perempuan, terutama pendidikan perempuan, selain R.A. Kartini, mungkin Dewi Sartika dengan “Sekolah Keutamaan istri”-nya menjadi tema yang cukup relevan. Apalagi literatur2 yg mengkajinya sudah cukup banyak. Anda pun sepertinya bisa mencoba napak tilas ke “petilasan” sekolah tersebut di sekitar Alun-Alun, Bandung, sekalian jalan-jalan .</p>
<p>Namun, jika anda ingin mengkaji mengenai kiprah perempuan dalam dunia jurnalistik, sepertinya Majalah Keoetamaan Isteri menjadi studi kasus yang tepat. Namun memang, sepertinya literatur mengenai majalah tsb masih cukup sulit. Saya tidak tahu, mungkin universitas2 di Medan sudah ada yang mengkajinya.</p>
<p>Usul kongkret, kalo misalnya anda masih tertarik dgn kiprah perempuan di dunia jurnalistik, kenapa anda tidak coba melirik kiprah seorang Roehana Koeddoes, seorang tokoh jurnalistik perempuan di Sumatera Barat. Majalah yang diterbitkannya bernama “Sunting Melayu”. Biografinya sudah pernah diterbitkan (Fitriyanti. 2001. Roehana Koeddoes Perempuan Sumatera Barat. Jakarta: Yayasan Jurnal Perempuan) atau bisa juga mencari buku lain (Tamar Djaya. 1975. Rohana Kudus: Riwayat Hidup dan Perjuangannya. Jakarta: Penerbit Mutiara). Kalo searching di google.com pun sudah banyak, karena belum begitu lama Roehana kudus mendapat gelar pahlawan.</p>
<p>Mungkin segitu aja dulu sedikit info dari saya. Kalo perlu bantuan lagi, dgn senang hati saya upayakan meluangkan waktu.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: raisye soleh haghia</title>
		<link>http://dienim.wordpress.com/2008/04/22/pejuang-perempuan-tidak-hanya-kartini/#comment-210</link>
		<dc:creator>raisye soleh haghia</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Dec 2008 13:54:54 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://dienim.wordpress.com/?p=305#comment-210</guid>
		<description>memang betul banyak sekali pejuang perempuan selain R.A. Kartini. mereka  sepertinya tidak hidup atau bahkan orang pun jangankan melupakan tau saja tidak. miris memang.masih banyak yang harus diungkapkan tentang para pejuang bangsa Indonesia baik laki-laki maupun perempuan. pusat perhatian dari emansipasi perempuan Indonesia masih berdalilkan Kartini. padahal masih banyak bibit-bibit unggul bangsa Indonesia yang memperjuangkan perbaikan harkat dan derajat bangsanya hanya saja mereka semua belum terungkap. 

nama saya Raisye Soleh Haghia. saya mahasiswi semester 7 yang insya allah sedang menyusun sripsi. saya mengangkat mengenai kiprah majalah Keoetamaan Isteri di Medan. pada saat saya mencari bahan mengenai majalah ini di situs yang muncul bukannya majalah yang saya maksud tapi lebih banyak mengenai kautamaan isteri bukan keoetamaan isteri. adakah yang bisa memberikan masukan kepada saya apakah bahan tentang majalah keoetamaan isteri di medan bayak atau saya harus merubah  tema penelitian saya menjadi kautamaan istri yang dipimpin Dewi Sartika? saya tunggu masukannya. terimkasih.

apabila ada info tentang majalah keoetamaan isteri di Medan atau sekolah kautamaan istri di Bandung tolong hubungi saya ya di email ukhti_isye@yahoo.com atau sms ke 08122281205</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>memang betul banyak sekali pejuang perempuan selain R.A. Kartini. mereka  sepertinya tidak hidup atau bahkan orang pun jangankan melupakan tau saja tidak. miris memang.masih banyak yang harus diungkapkan tentang para pejuang bangsa Indonesia baik laki-laki maupun perempuan. pusat perhatian dari emansipasi perempuan Indonesia masih berdalilkan Kartini. padahal masih banyak bibit-bibit unggul bangsa Indonesia yang memperjuangkan perbaikan harkat dan derajat bangsanya hanya saja mereka semua belum terungkap. </p>
<p>nama saya Raisye Soleh Haghia. saya mahasiswi semester 7 yang insya allah sedang menyusun sripsi. saya mengangkat mengenai kiprah majalah Keoetamaan Isteri di Medan. pada saat saya mencari bahan mengenai majalah ini di situs yang muncul bukannya majalah yang saya maksud tapi lebih banyak mengenai kautamaan isteri bukan keoetamaan isteri. adakah yang bisa memberikan masukan kepada saya apakah bahan tentang majalah keoetamaan isteri di medan bayak atau saya harus merubah  tema penelitian saya menjadi kautamaan istri yang dipimpin Dewi Sartika? saya tunggu masukannya. terimkasih.</p>
<p>apabila ada info tentang majalah keoetamaan isteri di Medan atau sekolah kautamaan istri di Bandung tolong hubungi saya ya di email <a href="mailto:ukhti_isye@yahoo.com">ukhti_isye@yahoo.com</a> atau sms ke 08122281205</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
