Kita semua sama

Berbagai kejadian dan permasalahan akan dialami dalam kehidupan manusia. Tak jarang seseorang dipercaya memegang tampuk kekuasaan tertentu. Entah diinginkan atau tidak? Namun, dalam berbagai segi kehidupan, proses memimpin akan berlaku terus. Wujudnya bisa dalam berbagai model. Tinggal bagaimana pemimpin itu menjalankan peran sebagai pengatur, pengawas, ataupun sebagai penanggung jawab keberlangsungan orang maupun kegiatan yang dipimpinnya.

Proses memimpin dapat dilakukan secara kebersamaan, walaupun seseorang dipercaya sebagai sosok yang berada dalam garda terdepan, pengambil keputusan. Namun, proses mencari mufakat masih perlu diperhatikan. Sikap rendah hati dan menghargai bawahan pun perlu diperhatikan. Seorang pemimpin tidak senyatanya menjadi “Tuhan” bagi yang dipimpinnya.

Proses pengambilan keputusan tidak bisa dilakukan secara semena-mena, tidak seperti dalam kerajaan. “Perintah Raja adalah Sabda Tuhan.” Berbagai peraturan digodok dan ditetapkan untuk bersama. Karena itu, pelaksanaan peraturan pun perlu dijalankan bagi siapa saja dalam lingkup peraturan itu berlaku. Tidak perlu ada pembedaan bagi siapa peraturan itu berlaku. Siapapun yang menempatkan dirinya dalam lingkup aturan tersebut wajib mematuhi dan menjalankan aturan tersebut. Jadi, basi memiliki pandangan bahwa pemimpin terlepas dari aturan yang berlaku.

‘Wibawa’ peraturan harus dijunjung tinggi sebagai ‘maha raja’ yang berlaku bagi siapa saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s