Hampa

Jalani hari dalam keterasingan, laksana Crusoe yang terpisah dari semaraknya dunia. Jangan anggap diri ini, sama seperti Crusoe, hidup di belantara antah-berantah. Namun, riuhnya kehidupan sekitar tak pengaruhi diri yang sendiri. Senyap lalui hari seakan tiada teman yang menyatu. Teman saling sapa terpisah jarak. Hanya bisa sebatas alat komunikasi. Tak dapat langsung bertatap muka.

Curahan rasa hati sebatas bisa tertuang dalam tulisan ini. Hampa… seakan tiada ruang untuk aspresiasikan diri. Sejuta rasa tak mampu terlukis, segudang asa laksana terkubur tak kunjung tampak ke permukaan.

Dilema dalam diri terus memuncak hingga mencapai klimaks. Satu keinginan terhambat terealisasi mengingat persoalan lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s