Warga Kaliangke Tanggapi Dingin Program Perbaikan Rumah

Jakarta
Minggu, 03 April 2005 | 01:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Rencana Pemerintah Kotamasya Jakarta Barat melalui Suku Dinas Perumahan untuk menciptakan program hunian rumah sehat di RW 02 Kelurahan Kedaung Kaliangke, Kecamatan Cengkareng Jakarta Barat, ditanggapi dingin warga setempat.

Kawasan RW 02 Kelurahan Kedaung Kaliangke terkenal sebagai lingkungan yang padat dan kumuh. Kondisi rumah-rumahnya pun sangat jauh dari kategori sehat sehingga upaya pemerintah untuk menciptakan hunian sehat perlu biaya sangat besar.

Pada 2005 ini, Sudin Perumahan rencananya akan menganggarkan dana Rp 50 juta untuk membantu memperbaiki rumah warga di RW tersebut agar lebih sehat. “Dari 49 kelurahan, hanya kelurahan Kedaung Kaliangke yang terpilih. Namun, karena dananya Rp. 50 juta maka hanya untuk 10 rumah saja,” kata Amazon Sinaga, Kepala Sudin Perumahan Jakarta Barat.

Anggaran yang dikeluarkan pemerintah ini perbandingannya cukup jauh dengan jumlah total orang miskin di Jakarta Barat. Berdasarkan Data Survai Rumah Tangga Miskin 2003 BPS DKI Jakarta menunjukkan keluarga miskin di Jakarta Barat, sekitar 55.915 orang.

Namun, warga RW 02 Kelurahan Kedaung Kaliangke menganggap bantuan tersebut akan sia-sia karena tidak akan mencukupi biaya perbaikan rumah. “Kalau tiap rumah cuma kebagian Rp 5 juta, mau cukup buat apa? Apalagi sekarang biaya bahan bangunan ikut-ikutan naik,” kata Salim, warga RT. 01/02.

Ny. Maria, warga lainnya, mengatakan, uang Rp. 5 juta itu mungkin hanya cukup untuk ganti genteng dan mengecat saja. “Sebenarnya kami nengucapkan terima kasih pada pemerintah yang sudah membantu kami. Tapi bantuan sebesar itu rasanya masih jauh untuk mencapai standar rumah sehat,” katanya. Ia pun menambahkan, program ini rasanya akan menyebabkan kecemburuan bagi warga yang tidak mendapat bantuan, karena rumah mereka keadaannya rata-rata sama.

Sementara itu, Sarifudin, warga lainnya, mengatakan, seharusnya pemerintah lebih mengupayakan penanganan banjir perbaikan rumah, karena kelurahan Kedaung Kaliangke yang berbatasan dengan Kelurahan Kapuk, Jakarta Utara, setiap turun hujan selalu kebanjiran.

Lebih lanjut, warga mengharapkan pemerintah untuk mengkaji ulang rencana Sudin perumahan ini karena hanya akan menghabiskan uang, sedangkan tujuan awalnya tidak akan tercapai.

Deni Mukbar -tnr-

Sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/jakarta/2005/04/03/brk,20050403-01,id.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s