Angkot Mogok, Bandung Sepi

Kondisi Kota Bandung yang sepi rasanya terjadi hari ini, Rabu 26 Maret 2008. Bukan tanpa sebab. Bandung yang dikenal sebagai kota angkutan kota (angkot) hari ini tampak sepi dari lalu-lalang angkot.

Ratusan (bahkan mungkin) ribuan angkot yang biasa melayani berbagai trayek di Kota Bandung melakukan aksi mogok total menyusul tuntutan perpanjang usia angkot yang beroperasi dari usia 10 tahun ke belakang menjadi 15 tahun. Tuntutan para awak sopir yang tergabung dalam Kobanter Baru, dan diikuti oleh awak Kobutri dan Kopamas disinyalir karena kecemburuan sosial di lapangan (baca jalan raya). Menurut mereka pembatasan usia angkot yang dapat beroperasi di Kota Bandung terlalu pendek dibanding di Kabupaten.

Itulah realita di lapangan. Tampaknya kejadian mogok massal ini menimbulkan kerugian pada banyak pihak. Sebagai pelaku, di sisi lain, para sopir angkot akan kehilangan penghasilan dalam sehari. Di lain pihak, para penumpang yang terbiasa menggunakan jasa angkot pun menjadi telantar. Dapat dibayangkan bagaimana anak-anak sekolah yang harus sampai ke sekolah dan mengikuti pelajaran. Beruntung mereka yang dapat diantar keluarganya menggunakan kendaraan yang dimilikinya. Tapi mereka yang tidak bisa diantar? Mereka harus berjalan menuju ke sekolah masing-masing. Apalagi anak-anak sekolah yang akan menghadapi ujian sekolah. Misalnya anak-anak tingkat SLTP. Sebagian sekolah saat ini sedang melakukan latihan UN di sekolah masing-masing.
Begitu pula para mahasiswa atau kaum pekerja. Terlambat menuju tempat tujuan sudah dapat dipastikan.

Namun, kondisi ini siapa yang patut disalahkan? Para sopir yang mogok massal? Tidak pula bisa segampang itu menyalahkannya. Mereka dihadapkan pada ebrbagai kesulitan. Mulai dari harga BBM yang melambung, setoran pada empunya angkot, hingga kesulitan mencapai jumlah setoran, baik karena banyaknya angkot saingannya atau para penumpang yang berkurang karena lebih menggunakan sepeda motor.

Angin segar mulai kentara, ketika para sopir angkot menghentikan mogok massal. Mereka sontak menghentikan mogok terhitung pukul 13.00 wib ketika beberapa tuntutan yang mereka ajukan diterima oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s