Aman Protes Dukungan Presiden dan Wapres

MAJALENGKA, (PR).-
Calon Gubernur (Cagub) Jabar Agum Gumelar mengimbau kepada Presiden dan Wakil Presiden (Wapres) agar tidak menyatakan dukungan terhadap salah satu pasangan calon gubernur dan wakil gubernur (wagub). Jika akan melakukan kampanye untuk salah satu pasangan calon, mereka harus cuti dari jabatannya terlebih dulu.

Agum mengungkapkan hal itu saat menjawab pertanyaan wartawan soal munculnya dukungan Presiden dan Wakil Presiden terhadap kandidat lain, di sela-sela kampanye di Lapangan Gumuruh, Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, Kab. Majalengka, Rabu (2/4). Di sekitar lokasi kampanye tersebar selebaran yang berisi “Jalannya Aman Terjegal Presiden”.

“Presiden dan Wakil Presiden seharusnya netral, tidak boleh menyatakan dukungan terhadap salah satu pasangan calon. Jika Presiden dan Wakil Presiden akan melakukan kampanye, maka mereka harus cuti,” ungkap Agum tegas.

Demikian juga dengan bupati atau wali kota. Bila mereka mengeluarkan instruksi secara terstruktur kepada bawahannya untuk memilih salah satu pasangan cagub/cawagub, maka bupati/wali kota itu harus mengambil cuti kerja.

Kendati pasangan lain didukung oleh birokrat, baik di tingkat pusat maupun daerah, Agum mengaku tidak merasa khawatir dan gentar. “Saya tidak khawatir, karena ini kehendak rakyat biarkan rakyat yang bicara dan memilih. Jangan ada pendekatan-pendekatan arogansi kekuasaan. Ini akan menjadi perang antara nurani rakyat dengan arogansi kekuasaan,” kata Agum.

Hal senada diungkapkan Ketua Tim Kampanye Aman, Rudy Harsa Tanaya. Menurut dia, dukungan Presiden dan Wakil Presiden itu tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang arif dan bijak. “Saya juga tidak khawatir kehilangan suara, karena sikap Presiden dan Wapres hanya akan menimbulkan antipati, bukan simpati. Apa yang mereka lakukan hanya akan melemahkan Da’i dan menguatkan Aman,” ujarnya.

Dalam orasi politiknya di depan massa yang membeludak di Majalengka, Cawagub Nu’man Abdul Hakim menyayangkan sikap tidak bertanggung jawab dari beberapa pihak. “Saya menerima laporan ada pihak yang menaburkan paku di jalan-jalan menuju lokasi kampanye Aman di Kuningan. Belum lagi baliho dan spanduk-spanduk kita, seperti di Kota Bandung, banyak yang hilang. Ini sangat merugikan kita,” ungkapnya.

Kendati demikian, Nu’man menegaskan kepada para pendukungnya agar tidak melakukan hal serupa terhadap kandidat lain. “Kita tidak boleh membalas. Justru sebaliknya, kita harus tunjukkan bahwa pendukung Agum/Nu’man adalah orang-orang yang memiliki etika dan kesopanan dalam berpolitik,” ujarnya.

Secara khusus Agum meminta para pendukungnya untuk tetap mengedepankan asas demokrasi, tidak mengancam apalagi melakukan intimidasi kepada pihak lain. “Jangan sekali-kali keluar omongan yang kurang baik dari mulut kita yang ditujukan kepada pasangan lain. Dan jangan membuat orang lain marah,” ungkap Agum.

Mantan Menteri Perhubungan (Menhub) itu juga mengingatkan kepada massanya untuk berhati-hati terhadap “serangan fajar” yang akan digencarkan menjelang pencoblosan pada 13 April itu. “Ingat. Apa yang kita putuskan hari ini menentukan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang. Jadi, jangan hanya karena uang seperak dua perak yang hanya bisa mencukupi kebutuhan dua hari, kita korbankan masa lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Dalam orasinya, baik di Majalengka maupun di Simpang Tiga Jalan Baru Cijoho-Cirendang Kab. Kuningan, Agum mengatakan bahwa pihaknya akan menegakkan hukum di Jabar tanpa tebang pilih.

Sementara itu, dalam kampanyenya Nu’man menyebutkan soal rendahnya indeks pembangunan manusia (IPM) di Jabar, yang saat ini menduduki peringkat ke-14. “Jika saya dan Pak Agum terpilih, kami akan membawa lari Jabar mengejar ketertinggalannya,” tuturnya.

Hadir dalam kampanye kemarin, para pimpinan tujuh partai politik pengusung Aman, Ny. Linda Agum Gumelar dan Ny. Nu’man Abdul Hakim. Kampanye juga dimeriahkan penampilan sejumlah artis, seperti Ikke Nurjanah, Evie Tamala, Tommy Ali, Edwin, dan Ginanjar “Empat Sekawan”. (C-30/A-154/A-146)***

pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s