Tjetje, “Visi dan Misi Cagub tak Suguhkan Terobosan Baru”

Kamis, 03 April 2008
Menuju Jabar Satu

BANDUNG, (PR).-
Politikus senior Tjetje Padmadinata menilai, visi dan misi para kandidat pada Pilgub Jabar 2008 belum ada terobosan baru yang berbeda dengan program pembangunan Jabar yang sedang berjalan.

“Apa yang mereka lontarkan hanya sebatas pengetahuan yang bersifat umum dan standar tentang Jabar, seperti realita angka kemiskinan atau di bidang kesehatan. Semuanya normatif dan tidak ada yang menyodorkan terobosan baru yang benar-benar revolusioner. Mungkin karena waktunya yang terbatas juga,” ujar Tjetje.

Penilaian Tjetje Padmadinata tersebut dikemukakan untuk menanggapi visi dan misi yang dipaparkan calon gubernur (cagub) dalam acara Sawala Senen-Kemis dengan topik “Motivasi Gubernur Menuju Gedung Sate” di Sekretariat PWI Jabar Jln. Asia Afrika 67-69 Bandung, Kamis (31/1). Acara tersebut diselenggarakan oleh Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilu Persatuan Wartawan Indonesia (Mappilu-PWI ) Jabar bekerja sama dengan Desk Pilkada Jabar. Ketiga kandidat cagub yang hadir yakni Danny Setiawan (incumbent), Agum Gumelar, dan Ahmad Heryawan.

Tjetje juga menyayangkan jawaban ketiga kandidat yang belum serius menanggapi pertanyaan pengamat politik Herman Ibrahim pada forum tersebut. Herman bertanya tentang sikap dan standing position para kandidat dalam menanggapi lima isu krusial di Jabar, yakni megapolitan, gejolak pantura, pembangunan Bandara Internasional Kertajati, tol Cisumdawu, dan pembangunan waduk Jatigede.

“Perbedaan jawaban dari ketiga cagub tersebut akan memberikan ciri khas bagi masing-masing dan sangat menarik untuk dikupas. Sayang sekali tidak dijawab dengan serius,” ucap Tjetje.

Saat menjawab pertanyaan Herman, cagub Ahmad ataupun Danny menyatakan mendukung kelima isu tersebut selama memberikan manfaat bagi masyarakat Jabar. Sementara itu, Agum sendiri mengatakan belum bisa memberikan jawaban, karena pengambilan keputusan atas kelima isu tersebut harus melalui proses yang matang.

Daftar kekayaan

Calon wakil gubernur Dede Yusuf memberikan daftar kekayaannya kepada KPU Provinsi Jawa Barat, Kamis (31/1). KPU masih menunggu untuk menyerahkan persyaratan yang kurang.

Ketua Pokja Pencalonan Pilgub Jabar 2008, Affan Sulaeman mengatakan, daftar kekayaan Dede Yusuf diserahkan oleh perwakilannya ke KPU pada pukul 13.30 WIB. Selanjutnya, daftar itu akan diserahkan ke KPK untuk diverifikasi.

Menurut Affan, selain Dede Yusuf, belum ada lagi yang menyerahkan daftar kekayaan atau persyaratan lainnnya ke KPU. “Saya tidak tahu kalau ada kandidat lain yang langsung melapor ke KPK. Tapi, kalau ada yang sudah melapor ke KPK seharusnya kami sudah menerima resi penerimaan laporan dari KPK. Sampai sore ini, tidak ada resi yang kami terima dari KPK,” kata Affan.

Cagub Ahmad Heryawan mengatakan, paling lambat Senin (4/1) ia sudah akan menyerahkan daftar kekayaannya kepada KPU Jabar.

Hingga 6 Februari 2008, KPU Jabar masih menunggu kelengkapan persyaratan dari setiap calon. Pada Rabu (30/1) , KPU Jabar sudah melayangkan surat kepada parpol pengusung dan para kandidat tentang persyaratan yang belum mereka penuhi.

Selanjutnya, mulai tanggal 7 hingga 13 Februari 2008, KPU Jabar akan melakukan verifikasi ulang terhadap persyaratan yang baru dilampirkan. Jika hingga batas waktu yang ditentukan masih ada kandidat yang belum melengkapi persyaratan, KPU menegaskan akan mencoret kandidat tersebut dari pencalonan.

Berkaitan dengan jumlah pemilih, angka perkiraan yang saat ini ada di KPU Jabar adalah 28.884.435 orang. Namun, jumlah tersebut masih akan diperiksa, dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan ditetapkan tanggal 13-15 Februari 2008.

Dari data sementara yang diumumkan KPU Jabar, jumlah penduduk Jawa Barat adalah 40.409.603 jiwa. Jumlah penduduk dan pemilih itu adalah hasil pendataan dari Pilpres 2004 yang ditambah sebanyak 5 persen.

Perkiraan jumlah panitia pemilihan kecamatan (PPK) di seluruh Jawa Barat adalah 607 orang, panitia pemungutan suara (PPS) sebanyak 5.862 orang, dan 71.307 tempat pemungutan suara (TPS). Prediksi pemilih di setiap TPS adalah antara 400 hingga 600 orang.

Namun demikian, yang dijadikan dasar anggaran adalah 72.211 TPS. Angka itu diperoleh dari pembagian angka perkiraan pemilih (28.884.603 orang) dengan angka perkiraan pemilih di setiap TPS (400 orang).

Dana disepakati

Sementara itu, anggaran yang belum turun untuk kebutuhan penyelenggaraan pilgub diperkirakan akan cair akhir Februari. Anggaran itu antara lain untuk panitia pengawas (panwas) pilgub Rp 50 miliar dari pengajuan awal sebesar Rp 80 miliar. Kesepakatan secara formal itu didapat setelah digelar sidang paripurna persetujuan bersama APBD 2008 di gedung DPRD Jabar Jln. Diponegoro Bandung, Kamis (31/1).

Menurut Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Jabar Deny Juanda Puradimaja, pada APBD 2008 itu sudah disepakati dana untuk pilgub sebesar Rp 204 miliar. Itu di luar bantuan dana untuk pemilihan Bupati Sumedang yang diselenggarakan bersamaan dengan pilgub Rp 5 miliar. Ia mengatakan, dana itu sebetulnya sudah bisa dicairkan sejak persetujuan bersama tanpa menunggu hasil evaluasi Departemen Dalam Negeri selama 15 hari. Namun, karena prosedur itu harus ditempuh dulu, pencairan baru bisa dilakukan sekitar akhir Februari.

Ketua Harian Panitia Anggaran DPRD Jabar M.Q. Iswara mengatakan, dari APBD perubahan 2007 dan APBD murni 2008, anggaran penyelenggaraan pilgub yang sudah tersedia mencapai Rp 450 miliar. Ketersediaan anggaran itu ditambah lagi dari dana cadangan dan kas daerah yang menurut perundangan bisa digunakan untuk penyelenggaraan pilgub.

Oleh karena itu, kata Iswara, baik panwas maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar seharusnya tidak memiliki kendala karena anggaran sudah tersedia.

Ditambahkannya, dana pilgub itu diperkirakan mencapai Rp 690 miliar. Namun, angka itu belum termasuk pengamanan pilgub karena alokasi dananya masuk ke rencana kegiatan anggaran (RKA) satuan kerja perangkat daerah (SKPD) seperti Dinas Polisi Pamong Praja yang akan bekerja sama dengan kepolisian dan TNI. (A-132/A-154/A-160)***

pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s