Visi & Misi Kandidat tak Fokus

Jum’at, 28 Maret 2008
Menuju Jabar Satu

Belum Mengarah pada Kebijakan Strategis
BANDUNG, (PR).-
Visi dan misi setiap pasangan calon gubernur-calon wakil gubernur pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dinilai tidak memiliki fokus bidang garapan dan belum mengarah pada kebijakan strategis. Bahkan, isi visi dan misi yang terkandung dinilai seragam dan tidak menunjukkan perbedaan berarti.

Demikian diungkapkan pengamat politik dari Universitas Padjadjaran Dede Mariana, dalam acara “Diskusi Jelang Pilkada 2008” di Hotel Savoy Homann Jln. Asia Afrika Kota Bandung, yang digelar Gerakan Masyarakat (Gema) Jabar, Kamis (27/3). Pada acara tersebut, tiap-tiap tim sukses kandidat Danny Setiawan-Iwan Sulandjana (Da’i), Agum Gumelar-Nu’man Abdul Hakim (Aman), dan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) mengungkapkan visi dan misi yang akan dicapai untuk implementasi program kerja jika terpilih sebagai Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2008-2013 .

“Tidak ada perubahan baru antara visi misi yang ingin dicapai dan kondisi riil di Jabar saat ini. Visi misi tidak berbasis ideologi yang jelas, sehingga pencapaian visi misi masih mengambang,” ujar Dede.

Selain itu, partai politik (parpol) pengusung bekerja tidak efektif dan lebih didominasi para relawan. “Seharusnya parpol memberi input kepada kandidat untuk membuat tujuan pemerintahan yang lebih sistematik-komprehensif,” katanya.

Target pencapaian visi misi, lanjut dia, perlu ditetapkan sebagai koridor peringatan bagi kandidat yang terpilih untuk mewujudkan tugas sesuai dengan target yang ditentukan. “Kalau tidak ada target, maka tidak ada pendidikan untuk mempertanggungjawabkan kegiatan,” ujarnya.

Menurut Prof. Dr. Sutyastie Soemitro Remi, program kandidat terpilih untuk bidang ekonomi harus terfokus pada pengentasan kemiskinan dan pengangguran.

“Saat ini, pengangguran terbuka di Jabar mencapai 1,5 juta, angka kemiskinan mencapai 10,3 juta penduduk. Harus dipikirkan pendekatan program ekonomi yang memberdayakan masyarakat untuk meningkatkan daya beli. Terutama, usaha kecil dan menengah (UKM),” katanya.

Pakar sosial dan budaya Reza Dienasaputra meragukan program kerja para kandidat di bidang budaya. “Masalahnya, saat ini terjadi pergeseran nilai kebanggaan budaya yang rentan terhadap perubahan. Harusnya, tidak mengangkat secara etnis tetapi memberdayakan budaya lokal,” ungkapnya.

Bagian Advokasi dan Kampanye Walhi Jabar Dadang Sudarja menyatakan, visi misi para kandidat masih sebatas mimpi dan jauh dari upaya perbaikan kerusakan lingkungan. “Hanya 10% hutan di Jabar yang masih memiliki fungsi lindung sedangkan visi misi para kandidat tidak menjawab itu dan masih hanya mimpi. Harusnya ada perubahan paradigma pembangunan kapitalis menjadi prorakyat dan prolingkungan,” ujarnya.

Tim sukses Da’i, yang diwakili Dr. Sunatra, S.H., M.S., menyatakan, pasangan Da’i didorong untuk menurunkan tingkat kemiskinan dengan pendekatan program yang lebih efektif. “Seandainya terpilih, Da’i akan berusaha menghentikan penggunaan lahan serapan menjadi bangunan,” katanya.

Menurut tim sukses Aman, Aat Suratin, Jawa Barat harus melakukan peningkatan kemampuan sumber manusia yang berdaya saing. “Sendi utama, tentunya pemberantas praktik KKN dan penegakan hukum,” katanya.

Berbeda dengan dua kandidat, tim sukses Hade yang diwakili Akbar Zulfikar menyebutkan, pemasalahan di Jabar bermuara pada masalah lemahnya kepemimpinan, kebijakan yang menguntungkan masyarakat, dan rekam jejak pemerintahan yang buruk. “Yang pasti, kita akan menggarap peningkatan IPM, pembangunan ekonomi berbasis angroindustri dan bahari, serta reformasi birokrasi,” ujarnya. (A-158)***

pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s