Di Beberapa Daerah, Hade Unggul di Kantong PDIP-PKB

Menuju Jabar Satu
Selasa, 15 April 2008

BANDUNG, (PR).-
Perolehan suara pasangan Ahmad Heryawan-Dede Yusuf (Hade) unggul di beberapa daerah di Jabar. Kemenangan Hade juga dinilai mengejutkan, apalagi beberapa kecamatan di Sumber, Cirebon misalnya, merupakan kantong suara PDIP dan NU, serta PKB.

Dari 40 kecamatan di Cirebon, 22 dimenangi Hade, sisanya 18 kecamatan dimenangi Aman dan Dai kalah di seluruh kecamatan. Hade unggul dengan 366.794 suara, disusul Aman 334.083 suara, dan Dai 157.942 suara. Total suara yang masuk 858.819 suara, dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebesar 1,5 juta. “Tingkat partisipasi masyarakat 50% lebih,” tutur Nasoehi, salah seorang anggota KPU setempat, Senin (14/4).

Berbeda dengan di Kab. Garut, kemenangan Hade diwarnai aksi pemukulan tokoh salah satu partai besar terhadap Dayat, seorang saksi tim Hade di TPS 05 Kp. Pinggirsari Desa Cimaragas Kec. Pangatikan, Minggu (13/4). Dayat sempat dibawa ke puskesmas setempat karena mengalami luka memar di bagian muka.

Anggota DPD Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat, S.E. di Cirebon menilai, kemenangan Hade di Pilgub Jabar lebih disebabkan masyarakat tak kenal calon kecuali Dede Yusuf yang berprofesi artis. Penilaian itu didasarkan pada hasil wawancara yang dilakukan Arief terhadap di 15 tempat pemungutan suara (TPS) saat pencoblosan, Minggu (13/4).

Di Sukabumi, puluhan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Lembursitu, Kota Sukabumi melakukan aksi cukur rambut gaya pelontos sebagai ekspresi kegembiraan. Kader partai berlambang matahari ini juga melakukan arak-arakan kendaraan dan ditutup makan nasi liwet melibatkan masyarakat setempat, Senin (14/4).

Koordinator aksi pelontos, Rahmat Supriatna mengatakan, warga rela mengorbankan rambutnya sebagai akumulasi kegembiraan kader PAN yang sukses mengantarkan pasangan Muslikh-Mulyono, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi periode 2008-2013.

Di Subang, pasangan Hade memenangi suara di 9 kecamatan, dari 22 kecamatan sebagai basis PDIP. Masing-masing Kec. Subang, Purwadadi, Pagaden, Ciasem, Pamanukan, Patokbeusi, Cibogo, Cipeundeuy dan Kec. Cikaum. Data sementara dari KPU Subang untuk Da’i 172.693 (23,15%), Aman 290.031 (38,89%) dan Hade 283.139 (37,96%).

“Data ini baru sementara karena di tiap kecamatan sedang dilakukan penghitungan manual,” kata Ketua KPU Subang, H.R. Sy. Husen Hardjadinata, S.H. didampingi sekretarisnya, Achiridin Wihardja, S.H.

Pilih golput

Jumlah warga Kota Tasikmalaya yang tak menggunakan hak pilih (golput) pada Pilgub meningkat dibandingkan saat pemilihan Wali Kota Tasikmalaya 2007. Pada pilgub tersebut, jumlah warga golput mencapai 88.327 orang, sedangkan saat pemilihan Wali Kota Tasikmalaya 85.000 orang.

Menurut Ketua KPU Kota Tasikmalaya Cholis Muchlis, warga yang menggunakan hak pilih hanya 78%, sedangkan pada pilwalkot 85% lebih. “Jelas, ada penurunan tingkat partisipasi pemilihan,” ujarnya.

Di Kab. Kuningan Aman nyaris unggul di tiap kecamatan. Dari 32 kecamatan di Kab. Kuningan, Aman hanya kalah tipis di tiga kecamatan, yakni Kec. Cilimus dan Japara serta di Kec. Cibeureum. Perolehan suara di KPU Kab. Kuningan, Aman unggul di 29 kecamatan dengan 242.032 (48,01%) suara. Kedua Hade dengan 136.779 (27,13 %) dan ketiga Da’i 102.109 suara (20,25%).

Ketua KPU Kab. Kuningan, Drs. H. Achmad Dedi Mutiadi, M.Pd., menyatakan, penghitungan suara tiap kecamatan secara lisan melalui radio telekomunikasi, tak dijadikan acuan karena KPU kembali melakukan penghitungan manual. (A-93/A-92/A-82/B.76/A-96/A-97/A-146)***

Sumber: Pikiran Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s