Gunakan Hak Pilih dengan Cerdas

Pilih Pemimpin yang Punya Komitmen Memajukan Rakyat

Minggu, 13 April 2008

BANDUNG, (PR).-
Masyarakat diingatkan agar memilih pemimpin yang memiliki komitmen memajukan masyarakat saat pencoblosan pada ajang Pilgub Jabar 2008, Minggu (13/4) ini. Untuk itu, pemilih diharapkan mampu mengambil keputusan secara cerdas, sesuai aspirasi sendiri dan tidak terpengaruh kepentingan sesaat.

Demikian dikemukakan Peneliti Senior Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) E. Shobirin Nadj dan pakar politik Universitas Parahyangan (Unpar) Alexius Jemadu, Sabtu (12/4).

“Kepemimpinan gubernur sangatlah penting dan strategis dari segi hubungan pemerintah daerah dengan pusat. Apalagi, Jabar adalah penyangga Ibu Kota,” kata Shobirin.

Ia menilai, masyarakat Jabar harus mempertimbangkan kemampuan kandidat untuk memajukan ekonomi masyarakat yang merupakan dasar untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan.

“Di Jabar, masih banyak daerah yang tertinggal, kemiskinan semakin banyak. Lihat saja kasus gizi buruk yang marak di Jabar. Ini merupakan bentuk kegagalan pemerintah Jabar selama ini. Tak hanya lima tahun terakhir, tetapi telah berlangsung bertahun-tahun lalu. Berbagai masalah itu muncul akibat tidak adanya komitmen dari para pemimpin Jabar selama ini,” ujar Shobirin.

Namun, ia menyayangkan tidak adanya pasangan calon yang bisa meyakinkan masyarakat Jabar tentang komitmen itu. Kalaupun masyarakat tidak memiliki pilihan, ia menyarankan untuk tetap memilih yang buruk di antara yang terburuk. Namun, siapa yang menang atau kalah nanti, masyarakat Jabar harus mengambil pengalaman pilgub ini sebagai pembelajaran dan pendidikan politik.

Pilih dengan cerdas

Sementara itu, Alexius Jemadu mengimbau agar masyarakat pemilih Jabar sebagai penentu kelangsungan kehidupan 41 juta warga Jabar hingga lima tahun ke depan, untuk menggunakan hak pilihnya dengan penuh kesadaran.

“Pilih pemimpin yang mumpuni. Setiap satu suara yang kita berikan akan berdampak besar pada Jabar hingga lima tahun ke depan. Oleh karena itu, gunakan hak suara dengan penuh tanggung jawab dan jangan terpengaruh kepentingan sesaat,” ujarnya.

Era globalisasi, lanjut Alexius, mengharuskan Jabar mempunyai pemimpin yang tegas dan memiliki kepemimpinan yang kuat. Alasannya, potensi besar yang dimiliki Jabar akan sia-sia jika peran pemimpinnya lemah.

“Oleh karena itu, peran pemimpin Jabar ke depan sangat signifikan. Warga Jabar ketika masuk ke bilik TPS harus berpikir jauh dan memilih dengan cerdas,” katanya.

Terkait banyaknya warga Jabar yang tidak bisa memakai hak pilihnya lantaran tidak tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT), Alexius mengatakan, hal itu menunjukkan lemahnya sistem administrasi birokrasi Jabar.

“Sepertinya akurasi belum menjadi sebuah hal yang prioritas dalam Pilgub Jabar ini. Makanya DPT banyak bermasalah dan rakyat banyak dirugikan. Ini menjadi salah satu sumber konflik,” tuturnya. (A-124/A-154)***

Sumber: Pikiran Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s