Resep Jitu Menaklukkan Pemilih

Sorot
Setya Krisna Sumargo
Selasa , 15 April 2008 , 00:29:48 wib

CALON gubernur Jabar yang diusung PKS-PAN Ahmad Heryawan membeberkan resep jitu mengapa pasangan Hade untuk sementara unggul dalam penghitungan resmi Pilgub Jabar 2008. Penghitungan cepat sejumlah lembaga survei sudah membukukan kemenangan untuk mereka.

Di depan awak redaksi Tribun Jabar, Senin (14/4), Ahmad Heryawan mengatakan kunci kemenangan mereka terletak pada ketepatan menentukan persepsi umum masyarakat Jabar. Hasil riset mereka kemudian dielaborasi lewat olah isu dan pencitraan pasangan Hade.

“Kami sengaja foto senyum, tidak pakai peci. Riset kami, masyarakat Jabar biasa pakai peci saat salat Jumat,” kata Heryawan. “Tentu ada yang protes, terutama dari alim ulama karena saya ini dari pesantren,” aku Heryawan.

Trik ini jitu karena dua pasangan calon lain foto resminya mengenakan peci, jas, dan posenya formal. Pasangan Hade pun punya unsur pembeda dari segi penampilan. Lebih segar, santai, dan nuansa muda yang mencerminkan perubahan sangat kental.

Dengan kampanye terus menerus, meski dari segi kemasan kecil-kecil, biaya murah meriah, kontinyuitas pemunculannya membuat pasangan ini lengket di ingatan orang. Figur Dede Yusuf yang muda, ganteng, bintang iklan, film, dan sinetron tentu nilai tambah lain.

Dari segi penggalangan massa, pasangan Hade juga membuat terobosan dengan mendatangi tempat-tempat terbuka yang bukan basis massa PKS maupun PAN. Misalnya ke pasar tradisional, supermarket, toserba, kawasan buruh, dan lain sebagainya.

Strategi ini betul-betul mengubah persepsi warga yang tadinya bukan basis politik mereka. Trik berikutnya, tur intensif ke kantor media-media lokal di daerah-daerah yang jauh dari pusat politik Jabar.
Di luar itu pasangan ini memainkan topik isu yang mengena, langsung terkait dengan problem sehari-hari masyarakat. Dua pasangan calon lain sulit menghindarkan prasangka karena beban masa lalu.

Agum punya Nu’man, partner Danny Setiawan lima tahun terakhir. Kegagalan Danny tentu saja juga kegagalan Nu’man. Nah, pasangan Hade relatif bebas dari beban masa lalu mengelola pemerintahan dan memimpin rakyat Jabar.
Efektifitas mesin partai politik, terutama kader-kader PKS yang solid, menyumbang peran tak kalah signifikan. Hal lain, pasangan Hade ini juga menerima limpahan suara dari pemilih mengambang (swing voter).

Tak sedikit masyarakat yang menganggap Pilgub Jabar 2008 adalah pertarungan dua gajah (Danny-Iwan versus Agum-Nu’man) yang memperoleh dukungan politik parpol-parpol raksasa. Kecenderungan masyarakat kita ini kan gampang jatuh simpati.
Akhirnya pilihan pun jatuh ke pasangan “semut” yang ada di tengah para gajah yang bertarung ini. Jumlah pemilih yang punya pikiran begini ini tidak sedikit. Hasil Pilgub Jabar 2008 pun datang dengan amat sangat mengejutkan.(*)

Sumber: Tribun Jabar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s