Tunggu Hasil KPU

Senin, 14 April 2008

BANDUNG, (PR).-
Kendati hasil sementara quick count (penghitungan cepat-red.) Pilgub Jawa Barat 2008 oleh Lembaga Survey Indonesia (LSI) menunjukkan kemenangan untuk pasangan Ahmad Heryawan/Dede Yusuf (Hade), kubu Agum Gumelar/Nu’man Abdul Hakim (Aman) tetap optimistis akan memenangi pesta demokrasi kali ini.

Pihak Aman pun menyayangkan sikap LSI yang terlalu cepat menyimpulkan hasil quick count tersebut dengan mengambil secara acak 350 tempat pemungutan suara (TPS) dari 63.005 TPS yang ada di 26 kabupaten/kota.

Agum/Nu’man dan tim kampanye mereka mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers di Ruang Zamrud Hotel Holiday Inn, Jln. Ir. H. Djuanda Bandung, Minggu (13/4).

“Kami berharap pihak LSI atau pihak mana pun jangan dulu menyimpulkan siapa pemenangnya. Itu akan sangat berbahaya. Kita tunggu saja hasil penghitungan manual KPU Jabar. Jangan sampai ketika hasil berubah dan justru kandidat selain Hade yang unggul, ini jadi masalah baru,” ujar cagub Agum Gumelar.

Mantan Danjen Kopassus itu juga meminta segenap pendukungnya agar tidak langsung patah arang karena penghitungan sementara tersebut.

“Walaupun ada kesan bahwa seolah-olah Aman sudah kalah di mata masyarakat, tetapi harus diingat bahwa ini belum final. Oleh karena itu, kita meminta kepada pendukung Agum/Nu’man agar tidak terpengaruh dan tetap waspada dalam mengamankan suara Aman,” tutur Agum menambahkan.

Hal senada juga diungkapkan cawagub Nu’man. Ia mengatakan, yang dilakukan oleh LSI itu sangat berbahaya dan akan memengaruhi persepsi publik. “Dengan diumumkannya hasil quick count itu seolah-olah Hade sudah keluar menjadi juara. Padahal ’perang’ belum selesai,” katanya.

Nu’man mengatakan, sejauh ini informasi yang dia terima dari penjuru kabupaten/kota masih menunjukkan bahwa Aman unggul dari Da’i dan Hade.

“Seperti di RW 03 di daerah Batununggal Kota Bandung, pasangan Da’i itu hanya mendapat 37 suara, Aman 1.445 suara, sedangkan Hade 95 suara. Lalu di Karawang kita menang telak, Hade juara kedua. Lalu di Kab. Sukabumi kita hanya kalah di dua kecamatan dari 47 kecamatan yang ada. Jadi, lebih baik kita tunggu saja hasil penghitungan resmi KPU yang ditetapkan tanggal 23 April nanti,” ungkapnya.

Ketua Tim Kampanye Aman, Rudy Harsa Tanaya mengatakan, proses tabulasi yang dilakukan pihaknya masih terus berjalan dan sejauh ini Aman masih unggul di sebagian besar kabupaten/kota.

“Kami punya sistem rekapitulasi suara yang disebut EIS (Executive Information System-red.). Penghitungan dengan metode ini menggunakan sistem real time. Jadi, dari setiap TPS para saksi kita setelah menandatangani berita acara langsung mengirimkan SMS ke kita mengenai hasil penghitungan di TPS masing-masing,” ujarnya.

Menurut penghitungan EIS, kubu Aman hingga pukul 21.00 WIB masih unggul. Dari total suara masuk 7.485.127, pasangan Da’i mendapat 1.863.883 suara (24,90%), Aman mendapat 2.906.885 suara (38,84%), sedangkan Hade 2.714.359 suara (36,26%). (A-154)***

Sumber: Pikiran Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s