Pendidikan Terjangkau, Jangan Janji Tetapi Dibuktikan!

Jum’at, 18 April 2008

Suryana (29), penjual bakso
SEKOLAH di Bandung itu mahal. Daripada harus keluar uang Rp 400.000,00 untuk biaya pendaftaran sekolah di sini, saya memilih menyekolahkan anak saya di kampung. Di sana, hanya perlu membayar Rp 30.000,00 saja untuk uang pendaftarannya. Pengennya sih pendidikan nanti bisa gratis, tapi kalo jadi murah, juga saya sudah bersyukur.

Dedi Sukmayadi, guru
ISTILAHNYA saya kan mendidik banyak anak bangsa. Akan tetapi, saya sendiri susah menyekolahkan anak ke jenjang lebih tinggi karena biaya ke perguruan tinggi kan mahal. Saya harap biaya pendidikan lebih murah. Penghasilan saya dengan biaya untuk anak tidak seimbang. Penghasilan sebagai guru kan sedikit, sedangkan biaya pendidikan lebih mahal.

Wawan, petugas satpam
YA, biaya sekolah kalau bisa lebih murah. Kalau gratis juga gak mungkin. Apalagi, saya masih punya tanggungan anak yang masih sekolah di STM (kini SMK). Siapa pun pemimpinnya yang penting nyaah ka rahayat, dan bukan hanya kata-kata manis, tetapi dibuktikan. Janji adalah utang yang akan ditunggu pembuktiannya. (CA-186/CA-177)***

Sumber: Pikiran Rakyat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s