Jangan Buang Kartu Telefon Bekasnya

Kamis, 24 April 2008
Kampus/Sains

Jangan pernah membuang kartu subscrider identity module (SIM) telefon seluler karena kartu tersebut bisa diubah menjadi kunci. Ruangan dengan aset berharga tentu memerlukan pengamanan yang efektif. Jenis penguncian ruangan yang mekanik mulai dialihkan pada jenis elektronik. Jenis ini telah digunakan di perkantoran atau di kamar hotel. Selain dirasa lebih aman, penggunaannya pun lebih praktis. Tinggal digesek, lantas pintu terbuka. Tidak perlu mencocokkan anak kunci dengan lubang.


Namun, pembuatan kunci elektronik tidaklah mudah dan murah. Kalau begitu, adakah yang murah? Yang pasti, jangan buang dulu kartu telefon bekas karena di tangan mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Telekomunikasi (IT Telkom), kartu telefon bisa menjadi produk baru yang memberi keamanan.

Harga sebuah chip telefon seluler dulu bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Akan tetapi kini harganya anjlok. Harga sebuah kartu perdana paling kecil Rp 10.000,00. Habis manis sepah dibuang, konsumen seluler pun bisa berganti-ganti kartu dengan mudahnya. Daripada mengisi ulang pulsa atau bisa jadi karena bosan, kartu lama berubah menjadi sampah.

“Sangat disayangkan, mengingat pembuatan satu buah kartu telefon chip (SIM card) tidaklah mudah dan murah,” tulis Ary Setiono, ketua kelompok program kreativitas mahasiswa dalam makalahnya berjudul “Pemanfaatan Kartu Chip Telepon (SIM Card) Bekas untuk Kunci Elektronik”.

Daripada membuang sesuatu yang mahal, benda bekas itu bisa diubah menjadi kunci dengan sistem elektronik. Ide ini telah dibawa ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional tahun lalu. Meski tidak masuk ke babak final, karya ini masih terus dicoba untuk diteruskan. “Jenis kartu apa pun bisa dipakai. Asalkan memang sudah tidak mau dipakai lagi,” kata Ary kepada Kampus.

Tawaran mahasiswa IT Telkom ini disebut lebih murah sekaligus aman. Pada makalah mereka tertulis bahwa projek ini menggunakan alat pembaca SIM card yang diaplikasikan sebagai kunci. Alat ini terdiri dari bagian interface kartu pembaca dan bagian mikrokontroler. Bagian interface berfungsi untuk membaca kartu telefon yang selanjutnya dideteksi oleh bagian mikrokontroler.

Mikrokontroler atau sering disebut dengan serpih tunggal adalah suatu mikroprosesor yang memiliki perangkat memori, perangkat masukan, dan perangkat keluaran yang terintegrasi. Salah satu dari sekian banyak jenis yang sering digunakan adalah tipe MCS51.

Sebelum kartu bisa dipakai sebagai kunci, harus didaftarkan dulu pada komputer. Setelah didaftarkan, kartu akan memiliki nomor rahasia yang hanya akan diketahui oleh pengguna. Setiap nomor rahasia itu akan berbeda-beda.

Cara kerjanya kunci ini sangat mudah bagi pengguna, sama dengan menggunakan kartu ini pada telefon. Pengguna tinggal memasukkan kartu itu pada pembaca kartu lalu memasukkan nomor rahasianya. Dan, pintu pun terbuka. “Sejauh kami lakukan percobaan, tidak pernah terjadi kesalahan pembacaan nomor rahasianya,” ujar mahasiswa angkatan 2004 ini meyakinkan.

Mengapa ide ini tidak menang dalam Pimnas tahun lalu? Ary mengatakan, projek ini memang untuk kalangan terbatas, belum bisa menjangkau kalangan masyarakat luas. Karena, lagi-lagi harga barang jadinya masih bisa disebut relatif mahal untuk awam.

agus rakasiwi
kampus_pr@yahoo.com

3 responses to “Jangan Buang Kartu Telefon Bekasnya

  1. ide nya bagus,sempat terpikirkan juga untuk membuat sesuatu yang bermanfaat dari sim card ini. bisa minta penjelasan cara / langkah2 nya g???

    sukses terus yah

  2. saya punya simcard banyak dirumah..ajarin buatnya dong

  3. Kantor kami sedang menjual/melelang sim card bekas, kira-kira berapa ya harga satuannya sekarang ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s