Jairon Feliciano Damasio

Olahraga
29/04/2008
Tak Marah Dipanggil Damsyik

KESABARAN Jairon Feliciano Damasio berbuah manis. Setelah hampir dua pekan mengikuti latihan, striker asal Brasil yang baru pertama kali merumput di Indonesia itu akhirnya memikat hati pelatih Jaya Hartono. Senin (28/4) sekira pukul 10.00 WIB, manajemen Persib Bandung secara resmi mengumumkan Jairon menjadi pemain asing keempat yang bergabung dengan tim ini di Liga Super Indonesia (LSI) 2008.

Bagaimana reaksi Jairon? “Tentu saja saya sangat senang. Saya berharap bisa menjawab kepercayaan dengan mengantarkan Persib menjadi juara seperti diharapkan presiden klub (Ketua Harian Persib, red),” kata Jairon seperti diterjemahkan rekannya, Hilton Moriera.

Jairon mengetahui target Persib juara, langsung dari Ketua Harian Persib, H. Edi Siswadi yang disebutnya sebagai presiden klub. Secara kebetulan Sekretaris Daerah Kota Bandung itu datang ke Wisma Dharma Bhakti, Jln. Bali Bandung, karena ada janji wawancara dengan kru salah satu televisi swasta nasional tentang kesiapan Persib menghadapi LSI 2008.

Alhasil, meski cuma kebetulan, momentum “diterimanya” Jairon di Persib terasa lebih istimewa, karena ia mendapat ucapan secara langsung dari ketua harian. “Saya berharap, Anda (Jairon, red) dan semua pemain Persib lainnya punya mimpi membawa Persib juara. Sebab, mimpi itu akan membuat semua awak Persib akan tetap bekerja keras,” kata Edi sambil menyalami Jairon.

Jairon pun terlihat sumringah. Sepeninggal Edi, Jairon yang ditemani Hilton sebagai penerjemah dadakan menjawab setiap pertanyaan yang dilontarkan wartawan dengan penuh semangat dan penuh tawa. Setelah mengungkapkan ambisinya yang ingin menjadi pencetak gol tersubur Persib, Jairon bercerita soal panggilan “Damsyik”, pelesetan dari Damasio, yang dilontarkan sejumlah ofisial Persib, termasuk Manajer H. Jaja Soetardja.

“Nama saya adalah Damasio. Saya masih ingat ketika pertama kali datang, banyak orang memanggil saya Damsyik. Itu agak aneh di telinga saya. Meski begitu, tidak masalah. Saya tidak marah, karena saya tahu itu hanya bercanda. Orang Brasil juga senang bercanda,” katanya sambil tersenyum. (endan suhendra/”GM”)**

Sumber: Galamedia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s